• TRISTIONOs Calendar

    March 2009
    M T W T F S S
    « Feb   Apr »
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    3031  
  • tYo’s File Archive

  • tYo's File Categories

  • tYo’s Music

    @import url(http://beemp3.com/player/embed.css);
    Celine Dion - The Power Of Love
    Found at bee mp3 search engine

TAFSIR AL-QUR’AN Part -1

A. SURAT ADZ-DZARIYAT : 56

وما خلقت الـجنّ و الإنس إلا ليعبدون (الذاريات : 56)

“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku (Adz-Dzariyat : 56)

Tujuan manusia diciptakan Allah adalah untuk beribadah kepada-Nya. Manusia diciptakan Allah, sebagai tanda terima kasih dan kesyukuran manusia kepada-Nya yang telah menciptakanya adalah dengan berterima kasih. Dan terima kasih yang paling utama dari banyak cara yang bias dilakukan manusia adalah dengan berbuat kebaikan, sebagaimana Allah sudah berbuat baik kepada manusia dengan memberikan kesempatan untuk merasakan kehidupan di dunia.

Berbuat kebaikan kepada sesama makhluk atau bahkan kepada Allah dapat dikatakan sebagai ibadah. Dan bila dilakukan dengan penuh keikhlasan, Allah akan memberikan pahala atas apa yang manusia lakukan. Contohnya ; ketika manusia menjaga kelestarian lingkungannya, adalah bahwa manusia telah berbuat baik kepada sesamanya (sesama makhluk), dan manusia juga telah berbuat baik terhadap Allah, yaitu dengan mematuhi perintah Allah untuk menjaga kelestarian lingkungan. Atas kehadiran manusia di muka bumi ini, patutlah manusia itu untuk beribadah kepada Allah SWT, sebagai tanda syukur kepada-Nya.

B. SURAT AL-BAQOROH : 30

(وإذقال ربك للملـئكـة إنى جاعل فى الأرض خليفـة, قالوا أتجعل فيها من يفسد فيها و يسفك الـدماء و نـحن نسبح بـحمدك ونقـدس لك, قال إنى أعلـم مالا تعـلمون)

Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: “ Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang kholifah di muka bumi”. Mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (kholifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui”.

Kita perlu menyimak sejenak pernyataan para Malaikat “Mengapa Engkau hendak menjadikan (kholifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah? Pertanyaan mereka seperti ini bukan merupakan cermin pemberontakan terhadap Allah, bukan pula merupakan kebangkitan terhadap Adam dan keturunannya, tetapi merupakan sebuah pertanyaan yang menuntut penjabaran tentang hikmah penciptaan Adam dan manusia.

Allah memiliki hikmah yang agung dalam penciptaan Adam, yang tidak dikettahui malaikat. Dalam penjabaran Allah tentang hikmah penciptaan Adam, terkandung pelajaran bagi manusia, agar mereka suka bermusyawarah dalam segala urusan sebelum mereka melaksanakannya.

Allah mengkhususkan dengan berbagai kekhususan yang tidak diberikan kepada yang lain, berupa pengetahuan nama-nama benda, jenis dan bahasa, sehingga para malaikat menyadari keterbatasan yang dimilikinya.

C. SURAT HUD : 61

وإلى ثمود أخاهم صالحا, قال يـقوم اعبدوا الله ما لكم من إله غيره, هـو أنشأ كم من الأرض واستعمركم فيها فاستغفروه ثـم توبوا إليه, إن ربى قريب مجيب (هود : 61)

“Dan kepada Tsamud (KAmi utus) saudara mereka Shaleh. Shaleh berkata: “Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada bagimu Tuhan selain Dia. Dia telah menciptakan kamu dari bumi (tanah) dan menjadikan kamu pemakmurnya, karena itu mohonlah ampunan-Nya, kemudian bertobatlah kepada-Nya. Sesungguhnya Tuhanku amat dekat (rahmat-Nya) lagi memperkenankan (do’a hamba-Nya)”

Maksud dari manusia sebagai pemakmur bumi adalah; karena manusia itu duciptakan dari tanah yang diambil dari bumi, maka sepatutnya manusia yang bahan utamanya adalah tanah untuk menjaga dan memakmurkannya, sebagai tanda penghargaan atas asal-usul penciptaan mereka. Dengan kekuasaan yang diberikan kepadanya, manusia harus mampu menjaga amanah yang diberikan Allah kepada mereka dalam hal-hal yang menyebabkan bumi itu tetap terjaga dan makmur.

Sebaliknya, jika manusia itu dengan kekuasaannya merusak dan menyalahgunakan kekuasaan yang diamanahkan kepadanya, maka secara tidak langsung manusia itu telah menghina asal-usul dari mana mereka diciptakan (tanah).

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: