• TRISTIONOs Calendar

    October 2008
    M T W T F S S
    « Aug   Feb »
     12345
    6789101112
    13141516171819
    20212223242526
    2728293031  
  • tYo’s File Archive

  • tYo's File Categories

  • tYo’s Music

    @import url(http://beemp3.com/player/embed.css);
    Celine Dion - The Power Of Love
    Found at bee mp3 search engine

KOMUNIKASI

A. Pengertian Komunikasi

Kata komunikasi berasal dari bahasa Inggris “Communicate” artinya menghubungkan, berhubungan dengan.” Pengertian komunikasi menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia oleh W.J.S. Poerwadarminta mengatakan bahwa komunikasi itu adalah perhubungan oleh pihak ketiga. Pengertian komunikasi menurut Ensiklopedia adalah penyelenggaraan tata hubungan kegiatan menyampaikan warta, dari satu pihak ke pihak lain dalam suatu organisasi/instansi.

Dari beberapa pengertian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa komunikasi adalah suatu proses penyampaian berita dari suatu pihak ke pihak lain dengan mempergunakan suatu sarana untuk mendapatkan saling pengertian antara kedua belah pihak.

B. Bahasa Sebagai Alat Komunikasi

Bahasa merupakan suatu sistem komunikasi yang mempergunakan simbol-simbol vokal (bunyi ujaran) yang bersifat arbitrer, yang dapat diperkuat dengan gerak-gerik badaniah yang nyata. Ia merupakan simbol karena rangkaian bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia harus diberikan makna tertentu pula. Simbol adalah tanda yang diberikan makna tertentu, yaitu  mengacu kepada sesuatu yang dapat diserap oleh panca indra.

Berarti bahasa mencakup dua bidang, yaitu vokal yang dihasilkan oleh alat ucap manusia, dan arti atau makna yaitu hubungan antara rangkaian bunyi vokal dengan barang atau hal yang diwakilinya,itu. Bunyi itu juga merupakan getaran yang merangsang alat pendengar kita (=yang diserap oleh panca indra kita, sedangkan arti adalah isi yang terkandung di dalam arus bunyi yang menyebabkan reaksi atau tanggapan dari orang lain).

C. Bahasa Satu-Satunya Alat Komunikasi

Menurut Felicia (2001 : 1), dalam berkomunikasi sehari-hari, salah satu alat yang paling sering digunakan adalah bahasa, baik bahasa lisan maupun bahasa tulis.

Pada dasarnya, bahasa memiliki fungsi-fungsi tertentu yang digunakan berdasarkan kebutuhan seseorang, yakni sebagai alat untuk mengekspresikan diri, sebagai alat untuk berkomunikasi, sebagai alat untuk mengadakan integrasi dan beradaptasi sosial dalam lingkungan atau situasi tertentu, dan sebagai alat untuk melakukan kontrol sosial (Keraf, 1997: 3).

Sebagai alat komunikasi, bahasa merupakan saluran perumusan maksud kita, melahirkan perasaan kita dan memungkinkan kita menciptakan kerja sama dengan sesama warga. Ia mengatur berbagai macam aktivitas kemasyarakatan, merencanakan dan mengarahkan masa depan kita (Gorys Keraf, 1997 : 4).

Menurut Sunaryo (2000 : 6), tanpa adanya bahasa (termasuk bahasa Indonesia) iptek tidak dapat tumbuh dan berkembang. Selain itu bahasa Indonesia di dalam struktur budaya, ternyata memiliki kedudukan, fungsi, dan peran ganda, yaitu sebagai akar dan produk budaya yang sekaligus berfungsi sebagai sarana berfikir dan sarana pendukung pertumbuhan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tanpa peran bahasa serupa itu, ilmu pengetahuan dan teknologi tidak akan dapat berkembang. Implikasinya di dalam pengembangan daya nalar, menjadikan bahasa sebagai prasarana berfikir modern. Oleh karena itu, jika cermat dalam menggunakan bahasa, kita akan cermat pula dalam berfikir karena bahasa merupakan cermin dari daya nalar (pikiran).

D. Alat Lain Berkomunikasi Selain Bahasa

Komunikasi adalah pengiriman atau penerimaan pesan atau berita antara dua orang atau lebih sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami. (Kamus Besar Bahasa Indonesia. 2005, 585). Manusia yang tidak berbicarapun, pada hakikatnya masih memakai bahasa. karena bahasa ialah alat yang dipakai untuk memenuhi pikiran dan perasaannya, keinginan dan perbuatan-perbuatan, sekaligus sebagai alat yang dipakainya untuk mempengaruhi dan dipengaruhi (Samsuri. 1980, 4). Bahasa adalah dasar pertama-tama dan paling berurat akar pada masyarakat manusia. Oleh karena itu bahasa juga sebagai tanda yang jelas dari kepribadian, antara yang baik dan buruk, begitu juga tanda yang jelas dari keluarga dan bangsa, dan tanda yang jelas dari budi kemanusiaan

E. Alat Berkomunikasi Yang Lebih Luas

Diantara banyak alat yang bisa digunakan untuk berkomunikasi, dan memiliki cakupan yang lebih luas adalah :

1. Perangko ; adalah suatu tanda (signal evidence). Sebagai suatu tanda, di satu pihak, perangko menyatakan ongkos kirim (postage) di daiam kedudukannya sebagai bagian dari “postal services as whole”, sebagai benda pos. Di lain pihak, perangko sebagai suatu tanda untuk menyatakan barang sesuatu, yakni sebagai alat atau saluran (tool, means, medium, channel) yang mengandung suatu pesan atau komunike yang lebih luas lagi sifat, serta isi, maupun temanya sebagai media komunikasi.

2. Media massa elektronik adalah alat atau sarana penyampaian
informasi dan pesanpesan secara audio dan/atau visual kepada
masyarakat luas antara lain berupa radio, televisi, film, dan yang dipersamakan
dengan film.

3. Alat komunikasi medio adalah sarana penyampaian informasi
dan pesan-pesan secara audio dan/atau visual kepada satu orang
dan/atau sejumlah orang tertentu antara lain berupa telepon, Short Message
Service, Multimedia Messaging Service, surat, pamflet, leaflet, booklet,
selebaran, poster, dan media elektronik baru yang berbasis komputer seperti
internet dan intranet.

F. Peribahasa “Bahasa Lebih Tajam dari Pedang”

Saya yakin bahwa semua agama itu mengajarkan kedamaian dan budi pekerti yang tinggi atau akhlaq yang baik. Kepribadian seseorang itu bisa dilihat dari cara bicara. Semakin tinggi kesalihan lisannya, semakin baik pribadi dan akhlaqnya. Kedamaian itu muncul pertama kali dari lisan dan perbuatan seseorang. Dan dari lisan pula yang mendorong permusuhan dan jatuhnya korban. Tuhan menyampaikan firmannya melalui wujud bahasa. Ini adalah suatu realitas. Kita mengetahui firman Tuhan dari Al Qur’an dalam bahasa aslinya, yaitu bahasa Arab dan ditranslasi ke berbagai bahasa-bahasa di dunia, termasuk bahasa Indonesia.

Bahkan Tuhan menciptakan manusia yang berkemampuan berbahasa.Menurut saya inilah yang membedakan manusia dan hewan serta tumbuh-tumbuhan. Bahasa dalam arti kata-kata ini, kadangkala lebih tajam daripada pedang. Words are sharper than swords. Kata-kata yang tajam, yang sering digunakan adalah kata-kata yang mempunyai makna kekerasan seperti “penggal kepalanya….., bunuh saja…, bakar semua….,cincang…, tendang, tempeleng dan serang.Ini bermula dari hasutan atau bujukan kata-kata, terbakarlah emosi dan amarah, akhirnya korban manusia tidak bersalah berjatuhan. Ini bahayanya lisan.

Dari berbagai sumber

NOVI KARTIKA SARI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: